KEDIRI – Gugus Depan (Gudep) SMP Negeri 2 Pare sukses menggelar Perkemahan Penerimaan Anggota Baru Pramuka Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan berkonsep Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) ini dilaksanakan secara terpusat pada tanggal 24 hingga 25 Juli 2026, bertempat di lingkungan SMPN 2 Pare Gedung Timur. Agenda ini menjadi gerbang awal yang esensial bagi para siswa baru untuk mengenal dunia kepramukaan yang sesungguhnya, sekaligus menjadi medium strategis bagi pihak sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sejak dini.
Diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, kegiatan perkemahan ini dirancang secara khusus untuk membentuk karakter peserta didik baru dalam masa transisinya. Antusiasme yang luar biasa dan kedisiplinan yang tinggi dari para peserta sudah terlihat sejak Jumat (24/7) sore, tatkala mereka melakukan proses check-in yang dibarengi dengan tahapan pemeriksaan barang bawaan oleh panitia pelaksana. Setelah administrasi dan ketertiban dipastikan aman, rangkaian acara berlanjut ke Upacara Pembukaan yang berlangsung khidmat, sebelum dicairkan melalui gemuruh kompetisi Pentas Yel-Yel antar-regu yang meriah. Rangkaian kegiatan sore tersebut kemudian diakhiri dengan agenda Penyampaian Materi Dasar Kepramukaan. Materi ini membekali para siswa dengan fondasi penting akan pemahaman luhur mengenai Trisatya dan Dasa Darma sebelum malam tiba.

Memasuki malam hari, seluruh dinamika perkemahan murni difokuskan pada momen kebersamaan dan perayaan nilai seni. Puncak emosional dari kegiatan Jumat malam ini bermuara pada kesakralan Upacara Api Unggun. Nyala api yang berkobar di tengah kegelapan seolah merepresentasikan semangat membara para tunas bangsa. Para siswa mengaku sangat terkesan dengan momen syahdu tersebut, yang kemudian berlanjut pada kemeriahan Pentas Seni di mana tiap regu saling memamerkan kreativitas dan kepercayaan diri mereka di atas panggung.
Keesokan harinya, Sabtu (25/7), udara pagi disambut dengan penuh semangat lewat kegiatan Senam Pagi bersama guna menyegarkan fisik seluruh peserta. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan agenda Jelajah Alam yang menantang fisik sekaligus mengasah ketajaman mental. Dalam sesi penjelajahan inilah, esensi gotong royong, kekompakan tim, dan kepemimpinan setiap individu benar-benar diuji saat mereka menyusuri rute yang telah disiapkan. Semua dinamika lapangan tersebut diakhiri dengan prosesi Upacara Penutupan sebagai penanda paripurnanya seluruh rangkaian kegiatan.

Secara keseluruhan, seluruh rangkaian acara Perjusa di SMPN 2 Pare Gedung Timur ini terbukti mampu berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala yang berarti. Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegembiraan dan euforia perkemahan semata. Jauh lebih dari itu, pengalaman emosional dan fisik selama dua hari satu malam tersebut diharapkan menjadi bekal kuat bagi para siswa. Nilai-nilai mulia yang terkandung dalam Dasa Darma, terutama kedisiplinan, kemandirian, dan semangat gotong royong, diharapkan tidak sekadar menjadi teks yang dihafal, melainkan mampu diwujudkan menjadi karakter nyata yang mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan masyarakat.


No responses yet