KEDIRI — Rangkaian proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 2 Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, telah resmi berakhir dengan sukses. Seluruh tahapan seleksi penerimaan siswa baru ini berjalan dengan lancar dan diwarnai oleh tingginya antusiasme dari para pendaftar beserta wali murid.
Pelaksanaan PPDB di SMPN 2 Pare tahun ini dibagi menjadi dua gelombang utama, yakni Tahap 1 yang diselenggarakan pada 8-10 Juni 2026, disusul oleh Tahap 2 yang berlangsung pada 15-18 Juni 2026. Kunci dari kelancaran proses ini terletak pada kesiapan infrastruktur teknologi sekolah. Sistem pendaftaran yang dilakukan secara daring (online) terpantau berjalan sangat stabil, tanpa adanya laporan kendala jaringan maupun masalah kelebihan beban (overload) pada server.

Dalam pelaksanaannya, sistem penerimaan membagi kuota ke dalam empat jalur utama guna mengakomodasi berbagai latar belakang calon peserta didik. Jalur domisili menjadi prioritas dengan alokasi paling sedikit 40% dari total daya tampung sekolah. Untuk menjaring siswa berpotensi akademik maupun non-akademik, jalur prestasi disediakan dengan porsi paling banyak 35%. Sementara itu, sisa daya tampung didistribusikan untuk jalur afirmasi paling banyak 20%, serta jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua paling banyak 5%.

Dengan selesainya seluruh tahapan pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi, calon peserta didik yang dinyatakan lolos kini diwajibkan untuk segera melengkapi administrasi daftar ulang. Setelah proses registrasi ulang tersebut rampung, para siswa baru akan dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai langkah awal menempuh pendidikan di SMPN 2 Pare.


No responses yet